Monday, May 6, 2019

4 Taktik Doctor Strange di Infinity War yang Berujung Mantap di Endgame!


Doctor Strange ini bisa dibilang curang.

Terbukti di Endgame kalau ya, dia memang sudah nonton Endgame duluan ketimbang kita-kita selaku penonton.
Kalau kita lihat lagi, taktik-taktik yang dia ambil di Infinity War pun terasa sengaja dia lakukan untuk meraih kemenangan.
Apa saja taktik Doctor Strange di Infinity War yang berujung mantap?
Simak ulasannya di bawah ini!

1. Tidak Spoiler

Pada akhirnya, inilah taktik Doctor Strange di Infinity War yang bisa dibilang… oke.
Bayangkan, Strange sudah nonton Endgame sampai belasan juta kali, namun ia tidak pernah spoiler ke teman-temannya saat di Infinity War.
Sungguh heroik.
Tidak spoiler ini sendiri tampaknya adalah sesuatu yang penting, karena bila orang lain mengetahui apa yang akan terjadi (terutama pemain penting seperti Black Widow, Iron Man, Nebula, dan yang lain), mereka bisa melakukan sesuatu yang mengubah masa depan.
Strange pada akhirnya hanya memberi spoiler sekali, itu pun di Endgame. Dengan mengangkat satu jari, ia menyampaikan ke Tony inilah kesempatan untuk meraih satu kemenangan dari 14.000.605 kemungkinan.
Saat itu, Tony hanya tinggal mengeksekusi kemenangan saja.

2.Mengulur Waktu, Kemungkinan Agar Snap Pas Ant-Man di Alam Quantum

Sudah nonton akhir Infinity War hingga Endgame duluan, Strange tampaknya tahu kalau dia pasti akan menjadi debu.
Kalau sudah begini, maka Ant-Man jadi sosok yang penting agar para pahlawan bisa meraih kemenangan.
Tony Stark mungkin pada akhirnya menyelamatkan semesta. Namun selama lima tahun, Tony bahkan tidak memikirkan kemungkinan menggunakan Alam Quantum untuk mengambil Infinity Stone.
Kemungkinan itu baru muncul di benaknya saat Scott menyampaikan konsep tersebut, dan malamnya ia mengutak-atik model.
Saya rasa, ini sebabnya Strange tetap bertarung melawan Thanos. Bahkan ia sempat berduel sendiri.
Ia benar-benar mencoba mengulur waktu, agar snap terjadi saat Ant-Man sudah di Alam Quantum. Ini adalah faktor penting yang membuat Scott menyadari kalau waktu di Alam Quantum beda dengan waktu di dunia nyata.
Apakah Strange juga memperhitungkan kalau Scott akan dikeluarkan oleh tikus?
…bisa jadi. Bisa jadi itu juga alasan lain Strange mengulur waktu, agar Scott bisa masuk tepat waktu, lalu dikeluarkan tikus tepat waktu juga.

3. Menyelamatkan Tony Stark

Pada akhirnya, Tony Stark adalah pahlawan semesta.
Karena kali ini Infinity Gauntlet diciptakan Stark, bukan Eitri, Gauntlet itu pun bisa dengan mudah dimanipulasi oleh Stark.
Ini terjadi di akhir, di mana saat Thanos sudah mengenakan Gauntlet, Tony bisa dengan mudah menyerap semua Infinity Stone dari tangan Thanos.
Bukan hanya soal Gauntlet dan pengorbanan, Tony juga pada akhirnya yang bisa memecahkan dengan mudah solusi perjalanan lintas waktu.
Jadi aksi Strange untuk menyelamatkan Tony memang seperti sudah terencana dengan baik.
Bukan hanya itu, Strange pun mungkin sudah melihat di masa depan Tony memiliki keluarga, dan akan bersedia berkorban agar keluarganya tetap hidup.

4. Menyerahkan Time Stone dengan Mudah

Ternyata ini juga bagian dari taktik.
Strange menyerahkan Time Stone membuat Thanos bisa dengan mudah menghidupkan Vision lagi, agar ia bisa mencuri Mind Stone dari robot itu.
Di Endgame, aksi Strange inilah yang membuat Ancient One menyadari kalau Strange pasti punya rencana, karenanya ia menyerahkan Time Stone dengan mudah.
Pada akhirnya, Ancient One yang bersikukuh tak ingin menyerahkan Time Stone pun akhirnya luluh juga dan memberikan batunya ke Hulk.

Itulah empat taktik Doctor Strange di Infinity War yang efeknya terasa di Endgame.
Sekali lagi, inilah keuntungan dari sudah nonton duluan film sekuelnya, hahahah.
Gimana pendapat kamu soal empat taktik Doctor Strange di Infinity War itu? Sampaikan di kolom komentar!

Sumber : duniaku

3 comments: